Atom adalah satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom dan awan elektron dengan muatan negatif serta mengelilinginya. Teori atom sendiri telah berkembang sejak abad ke-19 dengan tokoh-tokoh seperti John Dalton, J.J. Thomson, Ernest Rutherford, Niels Bohr, dan mekanika kuantum. Teori atom sangat penting dalam ilmu kimia karena dapat menjelaskan sifat-sifat zat dan reaksi kimia. Berikut ini adalah rincian teori atom dari beberapa tokoh tersebut:

1. Teori Atom Dalton
– Atom merupakan partikel terkecil yang tidak dapat dibagi lagi.
– Atom dari unsur yang berbeda memiliki berat atom yang berbeda.
– Atom dari unsur yang sama memiliki berat atom yang sama.
– Atom dapat bergabung membentuk senyawa.

2. Teori Atom Thomson
– Atom terdiri dari muatan positif dan muatan negatif yang tersebar merata di dalam atom.
– Elektron merupakan partikel yang bermuatan negatif dan tersebar di dalam atom.

3. Teori Atom Rutherford
– Atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif dan elektron yang mengelilingi inti tersebut.
– Inti atom terdiri dari proton dan neutron.
– Sebagian besar volume atom adalah ruang kosong.

4. Teori Atom Bohr
– Elektron mengelilingi inti atom dalam orbit tertentu.
– Elektron hanya dapat berada dalam orbit yang memiliki energi tertentu.
– Elektron dapat berpindah orbit dengan menyerap atau melepaskan energi.

5. Teori Mekanika Kuantum
– Elektron tidak mengelilingi inti atom dalam orbit tertentu, melainkan terdapat dalam orbital yang menunjukkan probabilitas keberadaan elektron.
– Elektron hanya dapat memiliki energi tertentu.
– Terdapat prinsip ketidakpastian Heisenberg yang menyatakan bahwa posisi dan momentum elektron tidak dapat diketahui secara pasti pada saat yang sama.

Teori atom terus berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penemuan unsur kimia memiliki sejarah yang panjang yang mencapai puncaknya dengan diciptakannya tabel periodik unsur kimia oleh Dmitri Mendeleyev pada tahun 1869. Ilmu kimia meliputi topik-topik seperti sifat-sifat atom, cara atom membentuk ikatan kimia untuk menghasilkan senyawa kimia, interaksi zat-zat melalui gaya, dan lain-lain.

Leave a Reply

Dapatkan Info Terbaru!

You have been successfully Subscribed! Ops! Something went wrong, please try again.

Follow & Join Us!

Prisma Cendekia © 2022  All Reserves